Diperlukan Patriotisme Untuk Memimpin Bangsa


Kita sering mendengar bahwa diperlukan kaum profesional untuk memimpin negeri ini. Menteri harus datang dari kalangan profesional. Harus dibentuk kabinet yang profesional. Kelihatannya gagasan tersebut sepenuhnya benar dan bernilai positif, padahal dapat sebaliknya: salah dan bernilai negatif.

Profesional saja tanpa patriotisme berbahaya. Karena profesionalisme ini tidak mempunyai ideologi dan tidak terikat pada suatu semangat nasionalisme. Artinya seorang profesional belum tentu nasionalis dan bisa demikian juga sebaliknya. Bisa saja seseorang yang selama ini bekerja untuk sebuah perusahaan multinasional atau organisasi internasional dipandang profesional dan kinerjanya memuaskan, tetapi yang seperti ini tidak dapat serta merta dipandang cocok untuk memangku jabatan publik di Indonesia.

Profesionalisme tidak terbiasa punya komitmen atas suatu ideologi melainkan hanya punya komitmen memenuhi kepentingan pihak yang membayarnya/mempekerjakannya, sedngkan patriotisme punya ideologi yang harus dibela atau diperjuangkn, yakni ideologi negara. Seorang profesional itu bekerja untuk pekerjaannya. Seorang patriot akan mengabdi pada ideologi negaranya. Itulah sebabnya seorang pejabat publik akan membahayakan kehidupan bernegara bila hanya bermodalkan profesionalisme saja. Nampaknya Indonesia mengalami gejala di mana para penyelenggara negaranya, pejabat eselon 2 ke atas, kehilangan komitmen pada ideologinya. Demi memburu profrsionalisme mereka malah sering lupa kepada ideologinya, malah dengan tabiat pragmatismenya yang kronis mereka sama sekali tidak terganggu meski harus  menyeberang ke ideologi lain.

Dengan adanya jiwa patriotis, seorang yang sudah profesional akan membela negaranya secara militan, tanpa memperhitungkan untung rugi secara ekonomi atau finansial. Jika pertimbangan dilakukan oleh seorang profesional yang patriot, maka pertimbangan tersebut tidak lebih untuk memastikan bahwa perjuangannya tidak akan berhenti secara sia-sia di tengah jalan, melainkan berkesinambungan.

Seorang profesional yang patriot adalah seorang patriot yang profesional, artinya setiap gerakannya selalu didasarkan oleh perencanaan strategis yang matang tidak sekedar bermodalkan keberanian dan emosi. Disini dapat dikatakan militannya seorang profesional yang patriot tidak sama dengan fanatisme buta yang sering dimiliki oleh penganut-penganut sekte.

Mengapa pejabat publik atau penyelenggara negara harus seorang patriot, tidak sekedar profesional? Maksudnya kalau ingin menjadi sekedar birokrat pelaksana yang kompeten saja, eselon 3 ke bawah, sudah dapat dinilai 100 jika dia dapat menjadi profesional, namun untuk menjadi penyelenggara negara nilai harus ditambah 100 lagi menjadi 200, yakni  nilai membela ideologinya, sebagai syarat (qonditio sine qua non)  mengabdi pada bangsa dan negara secara paripurna. Karena di tangan para pejabat publik hal strategis menyangkut kehidupan berbangsa dan bernegara ditentukan. Bila sekedar punya mental profesional saja, mereka tidak peka atas aspek ideologis dalam setiap isu padahal aspek ideologi itu menyangkut jati diri sebuah bangsa. Tidak peduli pada aspek ideologis sama dengan tidak peduli dengan jatidiri bangsa. Biasanya kalo pejabat negara sudah kehilangan jatidiri bangsanya dia akan mudah menjadi snobis, konkritnya: apa yang datang dari barat dianggap selalu baik untuk negeri sendiri. Maka tidak heran dengan kualitas pejabat seperti ini Indonesia akan kesulitan mendapatkan solusi yang kontekstual orisinil dan genuine yang pas tepat untuk negerinya sendiri. Dan akan terseok-seok selalu karena menggunakan kebijakan yang berlatar belakang jati diri bangsa lain. Jangalah heran bila ada yang menyebut reformasi kita berjalan di tempat.

Kaum profesional biasanya fokus melihat persoalan sesuai dengan bidang tugasnya karena mereka tidak begitu sensitif dgn persoalan ideologi. Suatu solusi dibuat jarang sekali dikaitkan dengan ideologi. Seorang profesional bekerjanya pragmatis krn mempunyai kepercayaan atau keyakinan yang rendah kepada ideologi sebagai the golden way of the nation.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s